Pages

Powered By Blogger
Showing posts with label News Update. Show all posts
Showing posts with label News Update. Show all posts

Thursday, 20 February 2014

Kesuksesan Marvel akan berlanjut pada Guardians Of The Galaxy



Kesuksesan Marvel studio tidak hanya pada tokoh Super Hero. Marvel Studio secara resmi kembali memperlihatkan trailer film terbarunya Guardian Of The Galaxy, sebuah kisah yang liar, diadaptasi dari kesuksesan sebuah perusahaan komik besar. Tokoh utama dari film ini bukanlah Avenger, bahkan sebagian dari mereka bukan manusia. Ketika cuplikan dari film ini secara resmi dipertontonkan, tokoh dari film ini sama sekali tidak seperti si dewa besi yang kaya Iron Man, Pahlawan Super Kapten Amerika, atau Dewa Thor. Mereka adalah makhluk-makhluk aneh luar angkasa.


Trailer yang berdurasi dua setengah menit ini telah di siarkan di Amerika Serikat pada sebuah talk show Jimmy Kimmel pada Rabu Malam waktu Amerika Serikat. Reaksi dari para fans Marvel tampaknya memberikan kesan positif sejauh ini, sebagian besar mengatakan: "OMG rakun aneh dengan sebuah SENJATA!"
Disutradarai oleh James Gunn, Guardians of the Galaxy menceritakan sekelompok superhero yang di pimpin Peter Quill (Parks and Recreation's Chris Pratt), yang harus merebut kembali sebuah bola misterius dari musuh mereka Ronan the Accuser.

The Guardians

Guardians (Penjaga) lainnya adalah Gamora (Zoe Saldana), seorang anak perempuan yang diadopsi oleh Thanos, Drax Si Penghancur, prajurit yang diperankan oleh WWE wrestler Batista. Groot (Vin Diesel), pohon yang tampak seperti monster dan Rocket, seekor rakun ahli menembak yang disuarai oleh Bradley Cooper. Karen Gillan (Doctor Who) juga turut terlibat dalam pembuatan film ini, Ia memerankan Nebula yang keji.
Film ini sepertinya akan lebih banyak menuangkan aksi komedi jika dibandingkan dengan film Marvel sebelumnya The Avengers, dengan tawa khas Pratt's sebagai 'Star-Lord' dalam trailer-nya. Semoga film ini akan mengikuti kesuksesan Film-film Marvel sebelumnya.

Wednesday, 19 February 2014

Sebuah Asteroid Dengan Panjang Tiga Kali Lapangan Bola Menghindari Tower Pengamat Angkasa

Gambar ini diambil dari proyeksi orbit asteroid 2000 EM26, dari siaran langsung pada Slooh.com ( (Slooh.com / February 18, 2014)
Sebuah asteroid dengan panjang hampir tiga kali lapangan bola menghindari pantauan para astoronom di tower pengamatan luar angkasa, Amerika Serikat untuk kesekian kalinya.

"Jika kami melihatnya, hal tersebut akan menjadi sebuah sejarah karena kami memiliki kemungkinan untuk mendapatkan informasi mengenai asteroid yang sangat potensial berbahaya," kata astronom Bob Berman pada Senin malam. "Jika asteroid itu berputar balik maka kita tidak dapat kesempatan untuk melihatnya, dan kami mulai bertanya, 'Kemana perginya asteroid itu?'"

Berman mengomentari pada awal penyiaran yang berlangsung selama satu jam dalam sebuah website Slooh.com yang seharusnya melacak asteroid raksasa  selama asteroid tersebut mendekati bumi. Namun, asteroid tersebut tidak pernah menampakkan diri. 

Walaupun ukurannya relatif besar, asteroid tersebut diketahui sebagai 2000 EM26 sangat sulit untuk diketahui keberadaannya. Kenyataannya, asteroid tersebut belum pernah dilihat oleh siapa pun sejak 14 Maret 2000, sembilan hari setelah asteroid tersebut ditemukan.

"Orbit yang tidak tentu untuk objek ini sangat besar" kata Don Yeomans, pemimpin dari NASA dalam Near Earth Object Program, Jet Propulsion Laboratory di La CaƱada Flintridge. "Walaupun informasi mengenai jumlah orbit menunjukkan bahwa ini akan mendekati Bumi pada 18 February, perubahan posisi asteroid ini di angkasa adalah besar."

Walaupun 2000 EM26 secara teknik merupakan asteroid yang memiliki potensi berbahaya, nampaknya tidak ada kesempatan asteroid tersebut akan menghantam bumi setidaknya untuk 100 tahun yang akan datang. 
Seiring dengan menjelang tibanya menuju Bumi, tetap ada kemungkinan lebih dari 2 juta mil jauhnya, lebih dari delapan kali jauhnya antara jarak dari Bumi dan Bulan.
"Kami memperkirakan sebuah objek dengan ukuran yang sangat besar tersebut dapat melintasi Bumi dari jarak dekat setiap enam bulan-nya" kata Yeomans.
Yeomans sangat yakin bahwa asteroid akan ditemukan kembali suatu hari nanti, dan ketika observasi yang baru mengenai posisi asteroid digabungkan dengan obeseravasi yang dibuat pada 2000 yang lalu, maka kita akan mengtahui orbit yang sebenarnya dengan baik. "Setelah kita tahu bagaimana cara menemukannya, siapapun yang memiliki teleskop akan memiliki kesmepatan untuk mengamati-nya" ungkap Yeomans.

Dalam waktu yang sama juga, Slooh.com menjanjikan sebuah penghargaan non-monetary terhadap siapa pun yang dapat menemukan titik asteroid ini.

"Kami mengajak para astronom amatir untuk menemukan asteroid ini, dan sebagai hadiahnya kami akan mempromosikan prestasi mereka pada home page kami selama setahun," Michael Paolucci, kepala eksekitif Sloh mengatakannya. "Kami tidak memiliki hak untuk memberikan nama terhadap asteroid tersebut sebelum mereka menamainya, tetapi kami mau memberikan nama jika dibolehkan."

Pada waktu yang bersamaan, Komunitas Slooh telah memberikan nama panggilan terhadap 2000 EM26 sebagai "Moby Dick."


dikutip dari Los Angeles Time